3 Penyebab Harga Jual Garam Lokal Di Indonesia Semakin Rendah

Garam merupakan sebuah kebutuhan pokok untuk semua masyarakat, karena garam ini adalah bahan dapur yang selalu dibutuhkan untuk menciptakan rasa yang lezat dan gurih. Sehingga tak heran jika kebutuhan garam dapur sangatlah tinggi. Dan untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan garam konsumen, para pebisnis garam harus mampu untuk memenuhinya. Namun banyak dari para pebisnis garam yang mengeluhkan rendahnya harga garam. Dimana di satu saat harga garam hanya sekitar700 sampai dengan 800 rupiah setiap kilogramnya. Harga yang terlalu murah tersebut tentu saja membuat para pelaku usaha bingung dalam jual garam tersebut untuk masyarakat.

Pada dasarnya merosotnya harga garam menjadi terlalu rendah disebabkan oleh beberapa hal, yang mana pada kesempatan kali ini akan kita bahas. Sebenarnya Indonesia merupakan sebuah negara maritim yang mana memiliki bahan baku pembuatan garam yang sangat besar. Dimana bahan baku pembuatan garam adalah air laut. Indonesia memiliki perairan laut yang sangat luas dan dari berbagai daerah. Namun justru harga garam kian melemah, sehingga membuat para petani garam terkena imbasnya. Dimana para petani lebih memilih untuk menyimpan garam tersebut sampai dengan harga garamnya kembali normal. Lalu sebenarnya apa saja penyebab dari harga garam yang rendah? Berikut adalah beberapa di antaranya:

Kualitas Produk Garam Yang Kurang Baik
Penyebab yang pertama adalah karena kualitas dari garam lokal yang mana terbilang masih kurang atau rendah. Dimana garam dari para petani ini belum bisa terserap di pasaran secara maksimal, hal tersebut memang karena kualitasnya yang masih rendah. Contohnya saja seperti warna dari garam yang terbilang kurang bersih atau kurang putih. Sebagian besar masyarakat tentu saja menginginkan kualitas yang terbaik pada sebuah produk garam, salah satunya dilihat dari segi warna dimana garam dengan kualitas yang baik bisa dilihat dari warnanya yang cenderung putih bersih. Dan terkadang garam lokal memiliki warna yang cenderung kurang putih. Hal tersebut disebabkan oleh air laut yang kotor. Hal ini juga bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti sampah yang terlalu banyak di laut atau bisa juga karena cuaca yang cukup ekstrim seperti hujan yang deras dimana menimbulkan banjir. Sehingga air laut menjadi kotor dan berwarna cokelat. Sehingga garam yang diproduksi juga memiliki warna yang kurang bagus. Dan hal tersebut dapat membuat harga jual garam menjadi rendah.

Kemudian kualitas dari garam yang rendah juga bisa karena tingkat kristalisasi yang kurang. Dimana tingkat kristalisasi dari garam yang kurang tersebut ditimbulkan oleh petani yang mana memanen garamnya tersebut secara langsung pada saat garam tersebut baru jadi. Hal tersebut karena para petani terdesak dengan berbagai macam kebutuhan hidup sehari – harinya. Dengan demikian saat garam sudah jadi, maka hari itu pula garam tersebut langsung dipanen kemudian dijual. Dan sebenarnya jika kristalisasi dari garam tersebut kurang, maka hasil dari produk garamnya menjadi kurang maksimal dan nantinya akan mudah lembek atau berair. Hal tersebut tentu saja membuat masyarakat lebih memilih untuk membeli garam dengan kristalisasi yang baik agar lebih awet.

Dan karena kualitas dari garam yang mana terbilang masih rendah tersebut tidak bisa memenuhi standar kualitas garam nasional. Sehingga sebagian besar garam para petani belum siap terserap oleh pasar. Dan hal ini tentu saja sangat merugikan untuk para petani karena membuat harga jual garam menjadi sangat rendah.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas garam untuk para petani garam, dimana dapat membuat harga dari garam tersebut setidaknya dapat meningkat dengan harga yang wajar. Dan untuk meningkatkan kualitas dari garam itu sendiri adalah menggunakan bio membran dan juga bio isolator. Selain itu juga di sepanjang pantai sekitar 4 sampai dengan 6 km dibangunkan breakwater yang mana bisa mencegah abrasi yang mana dapat membuat air laut kotor masuk ke area tambak garam. Dengan demikian tentu saja kualitas warna dari garam akan terjaga dengan baik.

Impor Garam Besar – Besaran
Harga jual garam menjadi sangat rendah juga bisa dikarenakan pemerintah yang mengimpor garam. Dimana hal tersebut dapat membuat petani garam lokal menjadi tercekik serta harus bersaing dengan produk garam impor. Sehingga mau tidak mau petani garam lokal menurunkan harga garam tersebut agar laku di pasaran dan menajdi daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat. Untuk saat ini impor garam memang sedang marak di Indonesia, padahal produksi garam lokal sangat melimpah. Meskipun produksi garam melimpah, namun terbilang kalah dari produk garam impor sehingga stok garam dari petani garam lokal menumpuk yang membuat harga jualnya sangat rendah.

Mengingat garam yang diimpor menggunakan berbagai peralatan canggih, sehingga produksi dari garam juga semakin berkualitas dan juga mendukung harga jual dari garam itu sendiri. Oleh karena itu jika petani garam lokal ingin harga garam kembali normal, maka bisa menunjangnya dengan berbagai peralatan seperti halnya pada pembuatan garam impor.

Pembeli Dari Luar Daerah Semakin Sedikit
Selain itu juga karena pembeli yang berasal dari luar daerah sangat minim, sehingga para petani garam lokal tidak bisa menjual produk garamnya secara maksimal. Yang mana hal tersebut berakibat turunnya harga garam secara drastis. Kembali lagi ke garam impor, dimana sebagian besar pembeli luar daerah ataupun pembeli garam lokal lebih memilih untuk membeli garam impor yang memiliki kualitas lebih baik dari segi warna dan juga kristalisasinya.

Pada saat cuaca sedang tidak bersahabat, seharusnya harga jual garam menjadi semakin naik. Namun sekarang ini harga dari garam justru semakin anjlok meskipun cuaca sedang tidak bersahabat. Dan hal tersebut disebabkan oleh garam yang diimpor itu sendiri karena dinilain lebih bisa memenuhi semua kebutuhan pasar akan garam itu sendiri.

Jadi itulah beberapa penyebab dari rendahnya harga garam lokal yang dapat membuat para petani menjadi mengalami kerugian. Sebenarnya harga dari garam tersebut bisa saja stabil jika pemerintah memberikan bantuan beberapa sarana dan prasarana dalam memproduksi garam dapur tersebut. Dengan mengurangi impor garam dan mengalihkan dananya untuk membantu para petani garam, harga dari garam akan semakin meningkat dan kualitas dari produk garamnyapun menjadi lebih baik. Sehingga masyarakat juga tak ragu dengan produk dari petani garam lokal.

Harga jual garam yang rendah dari petani tersebut tentunya membuat para petani menjadi merugi dan bingung dalam menentukan harganya. Hal ini juga berakibat kepada pedagang garam yang mana tidak bisa menjual garamnya secara maksimal. Namun jika memang Anda ingin mencari dan membeli garam dengan kualitas yang terbaik, maka tak perlu khawatir karena bisa mencoba untuk membelinya melalui Zaenal Arifin yang mana bisa langsung menghubungi kontak 08122244360. Jadi nantinya Anda bisa mendapatkan garam lokal dengan kualitas yang baik dan tentu saja harga yang lebih terjangkau.

 

Baca Juga Bedanya Garam Krosok atau Kasar Dan Beryodium